Social Icons

Featured Posts

Kamis, 01 Juni 2017

Tafsir Mimpi

Jumat 2 Juni pukul 00.06,

Di lorong rumah besar dia datang dan menyambutku dengan senyum lebar dengan lesung pipitnya. Senyuman khasnya yg selalu teringat.

Walaupun waktu sdh berlalu 30 tahun yg lalu. Tapi terasa seakan baru kemarin masa-masa itu dilewati bersama. Sama-sama masih kecil masih muda, masih lucu-lucunya. Baru merasakan indahnya cinta monyet. Ada rasa malu, aneh, tapi rindu.

Di lorong rumah besar dia datang kepadaku dan duduk berdampingan. Ada sesuatu di raut wajahnya sepertinya dia hendak mengucapkan sesuatu. Kami menunggu detik-detik berlalu sambil merasakan takjub pertemuan ini. Setelah 30 tahun berlalu tanpa kabar, kami bertemu.HR seorang anak yg baik dan kini dia terlihat lebih tinggi dan lebih dewasa. S

Tiba -tiba anakku Hamzah dan Shofiya berusia 7 tahun dan 4 tahun datang menghampiri kami diikuti ibuku di belakang mereka. Dengan ceria mereka bertanya -tanya seperti biasanya dengan ceriwis gaya anak-anak. Aku terkejut. Ibuku mendekati kami, aku menjelaskan keheranannya.

"Mah, ini HR dia tinggal di seberang lorong ini. Ternyata berdekatan cuma dihalangi satu pintu besar ini."
"Kenapa ya tidak pakai gorden pintunya "

"Karena mbah buyut susah berjalan kalau melewati gorden, Yet "

Oooh.

Aku kembali ke kamarku, dia kembali ke lorong itu.

Tak sempat berbicara apa-apa. Hanya melepas rindu dengan bertemu dan melihatku. Itu mungkin sudah cukup baginya. Kucari ke mana dia pergi. Ku menunggunya lagi tapi beberapa lama tak kunjung datang. Hingga akhirnya...

Astaghfirullah...aku terbangun. Kulirik jam menunjukkan pukul 00.06. Hari ini hari Jumat sudah masuk tanggal 2 Juni. Ini hari kelahiranku. Ulang tahunku selalu diingat olehnya.

Aku tersadar HR akan mengucapkan Selamat Ulang Tahun untukku. Tapi terhalang oleh lorong yang berbeda. Aku sadar pintu di lorong itu adalah barzakh pembatas kami berdua. Karena HR sudah bertahun yang lalu berada di sana. Aku meneteskan airmata, berdoa untuknya.

Alfatihah...Allahummaghfirlahu. warhamhu wa'fuanhu.

Semoga kau tenang di alam sana.





Sabtu, 20 Mei 2017

Senyum dari Hati

Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang dan tak terlupakan senyumannya? Anda merasakan senyumnya dari hati dan sampai di hati?

Senyuman yang keluar dari hati akan membawa area sekelilingnya menjadi ikut tersenyum.



Senyum bukan hanya menarik otot bibir tetapi semua otot wajah, alis, pipi, hidung, mata, telinga bahkan rongga mulut  dan kepala. Luar biasa.

Itulah yang membedakan semua senyum manusia. Sudah tersenyumkah Anda hari ini?
 
Designed By Yeti